Selasa, 28 Juli 2026

SEKOLAH BUDAYA LOMBOK

 

1. Bentuk Lingkaran / Emblem • Melambangkan kesatuan, keutuhan, dan keberlanjutan. Tidak ada awal atau akhir, artinya budaya itu diwariskan terus-menerus dari generasi ke generasi. • Bentuk badge/lencana juga memberi kesan resmi dan identitas, cocok untuk lembaga pendidikan.  2. Ikon Merah / Kuning Keemasan di Tengah

Bentuknya adalah stilasi dari atap Bale Lumbung atau rumah adat Sasak khas Lombok. 

• Maknanya:  ◦ Identitas lokal: Menunjukkan akar budaya Sasak, Lombok. Bale adalah simbol kearifan lokal, tempat menyimpan padi sekaligus pusat kegiatan adat. ◦ Perlindungan & ilmu: Atap melindungi isinya. Sama seperti sekolah yang melindungi, merawat, dan membagikan ilmu budaya. ◦ Keagungan: Warna kuning keemasan melambangkan kemuliaan, kejayaan, dan nilai luhur budaya yang harus dijaga.  3. Teks "SEKOLAH BUDAYA LOMBOK NTB" • SEKOLAH BUDAYA: Menegaskan fungsi utamanya sebagai lembaga yang mendidik dan melestarikan budaya, bukan sekadar mengajarkan pelajaran umum. • LOMBOK NTB: Menunjukkan lokasi dan fokus budaya yang diangkat, yaitu budaya Sasak dan budaya lain di Nusa Tenggara Barat.  4. Dua Bintang • Biasanya melambangkan cita-cita tinggi, keunggulan, dan penerang.  • Bisa juga berarti dua pilar utama: pelestarian & pengembangan budaya. • Dalam konteks NTB, dua bintang sering dikaitkan dengan Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa sebagai dua pulau besar di NTB.  5. Warna Hitam - Putih - Emas • Hitam: Ketegasan, kekuatan, dan pondasi tradisi yang kokoh. • Putih/Perak: Kesucian, ketulusan niat dalam menjaga budaya. • Emas: Kemuliaan, nilai tinggi budaya, dan harapan agar budaya Lombok tetap bersinar. 

Singkatnya: Logo ini bermakna "Sekolah Budaya Lombok NTB adalah lembaga resmi yang menjadi penjaga atap budaya Sasak. Ia berdiri kokoh, mulia, dan menyatukan seluruh elemen masyarakat NTB untuk melestarikan dan meneruskan warisan budaya agar tetap jaya".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar